Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Satu Keluarga Duduki Sejumlah Jabatan Strategis Desa, Pencalonan Bakal Perangkat Desa Pengempon Picu Keberatan Warga

  • account_circle Handy (Pimred)
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • comment 0 komentar

PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Proses penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Pengempon, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, menjadi sorotan publik setelah muncul keberatan dari sejumlah warga terhadap salah satu bakal calon perangkat desa berinisial IB. Keberatan tersebut disampaikan secara resmi kepada panitia seleksi dan memicu perbincangan di tengah masyarakat terkait tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Selain menyoroti rekam jejak calon, warga juga mengungkap kekhawatiran mengenai potensi terkonsentrasinya jabatan strategis desa dalam satu lingkup keluarga. Isu tersebut berkembang menjadi perhatian publik karena dinilai berkaitan dengan aspek etika pemerintahan dan persepsi masyarakat terhadap pemerataan kesempatan dalam pengisian jabatan publik.

Salah seorang warga yang mengajukan keberatan, berinisial YN, mengatakan bahwa perangkat desa merupakan jabatan yang mengemban amanah masyarakat sehingga harus diisi oleh sosok yang memiliki integritas dan mampu menjadi teladan.

“Benar, saya mengajukan keberatan. Menurut penilaian saya, yang bersangkutan pernah menunjukkan sikap yang merugikan dan kurang bertanggung jawab. Jabatan perangkat desa bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang harus dijalankan oleh sosok yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

YN juga menyoroti kondisi di mana beberapa anggota keluarga calon disebut telah menempati posisi penting di lingkungan pemerintahan desa. Menurutnya, meskipun belum tentu melanggar ketentuan yang berlaku, situasi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Ayahnya sudah menjadi bagian dari pemerintahan desa, sementara istrinya menjabat Direktur BUMDes. Jika sekarang yang bersangkutan juga lolos menjadi perangkat desa, tentu masyarakat akan menilai sendiri. Kami khawatir muncul kesan bahwa jabatan strategis desa hanya berputar di lingkaran keluarga tertentu,” katanya.

Polemik tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan dalam proses rekrutmen perangkat desa. Sejumlah warga berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan secara objektif sehingga hasilnya dapat diterima oleh masyarakat.

Menanggapi keberatan yang disampaikan warga, panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa membenarkan adanya surat keberatan yang masuk terkait salah satu peserta seleksi.

“Memang benar ada warga yang menyampaikan keberatan secara resmi kepada panitia. Surat tersebut sudah kami terima dan menjadi bagian dari dokumen yang masuk selama proses penjaringan berlangsung,” ujar salah seorang panitia.

Meski demikian, panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. Panitia juga menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk menggugurkan peserta hanya berdasarkan opini atau penilaian subjektif yang tidak berkaitan dengan persyaratan formal.

“Panitia bekerja berdasarkan aturan. Selama peserta memenuhi syarat administrasi dan ketentuan yang berlaku, haknya untuk mengikuti seleksi harus tetap diberikan. Keberatan yang bersifat personal atau tidak berkaitan dengan syarat formal tidak bisa dijadikan dasar untuk mencoret peserta,” tegasnya.

Hingga saat ini, tahapan penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Pengempon masih berlangsung. Sementara itu, sorotan masyarakat terhadap pencalonan IB serta kekhawatiran mengenai potensi dominasi jabatan strategis desa dalam satu keluarga terus menjadi perhatian publik.

Masyarakat berharap proses seleksi dapat berlangsung secara terbuka, profesional, dan bebas dari kepentingan tertentu. Dengan demikian, hasil yang diperoleh nantinya tidak hanya sesuai ketentuan yang berlaku, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa serta menjamin kesempatan yang adil bagi seluruh warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat. (Red)

  • Penulis: Handy (Pimred)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Pihak SMP N 2 Bukateja, Kabupaten Purbalingga, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan penarikan sejumlah uang kepada siswa dan wali murid yang disebut-sebut untuk pembangunan maupun perawatan gedung indoor, serta adanya patungan siswa untuk pemberian kenang-kenangan kepada guru. Dalam keterangannya kepada media, pihak sekolah membantah adanya […]

  • Warga yang merasa terdampak mengaku telah menyampaikan keberatan sejak awal proses perpanjangan izin

    Tower BTS di Pasiraman Lor Banyumas Picu Keluhan Soal Kompensasi Warga

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, BANYUMAS – Warga Desa Pasiraman Lor, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menyoroti proses perpanjangan izin menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi sekitar 75 meter yang diduga milik Telkomsel. Meski perizinan disebut telah ditempuh sesuai prosedur, warga menilai pembagian kompensasi tidak adil dan tidak transparan, sehingga memicu keluhan di lingkungan sekitar. Menara BTS tersebut berdiri tepat […]

  • Dugaan Persoalan Pengelolaan Sampah Pasar Segar Berujung Dialog, Manajemen Pusat Nyatakan Komitmen Lakukan Evaluasi dan Perbaikan

    Dugaan Persoalan Pengelolaan Sampah Pasar Segar Berujung Dialog, Manajemen Pusat Nyatakan Komitmen Lakukan Evaluasi dan Perbaikan

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG || PERWIRANEWS.COM – Dugaan persoalan pengelolaan sampah di kawasan Pasar Segar, Jalan Raya Taman Kopo Indah 2, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, memasuki babak baru setelah berlangsungnya dialog terbuka antara manajemen pusat, perwakilan masyarakat, unsur pemerintah, serta aparat terkait pada Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang selama […]

  • Warga Sebut Nominal Pengurusan SPPT Dipatok, Sekdes Membantah : Bukan Pungutan Desa

    Warga Sebut Nominal Pengurusan SPPT Dipatok, Sekdes Membantah : Bukan Pungutan Desa

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Pengurusan mutasi atau balik nama SPPT PBB-P2 di Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, menjadi sorotan setelah sejumlah warga mengadukan adanya pembayaran dengan nominal berbeda, mulai sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu. Berdasarkan kuitansi, dokumen pengaduan, serta hasil konfirmasi media kepada sejumlah warga, pembayaran tersebut berkaitan dengan proses pengukuran tanah, persaksian/persetujuan […]

  • Polres Purbalingga Ungkap Kronologi Penganiayaan Warga di Kemangkon

    Polres Purbalingga Ungkap Kronologi Penganiayaan Warga di Kemangkon

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Seorang pria di Desa Senon, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, mengalami luka serius setelah diserang tetangganya menggunakan parang, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban bernama Riris Setiawan (30) menderita luka di pelipis kanan akibat tebasan senjata tajam, sementara pelaku berinisial AS (38) langsung diamankan polisi usai kejadian. Menurut informasi dari Polres Purbalingga, […]

  • Skandal Korupsi BBM, Pertamax Dicampur Pertalite RON 92, Merugikan Negara dan Konsumen

    Skandal Korupsi BBM, Pertamax Dicampur Pertalite RON 92, Merugikan Negara dan Konsumen

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA || PERWIRANEWS.COM – Skandal korupsi bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat setelah terungkap praktik penyalahgunaan Pertamax dengan mencampurnya menggunakan Pertalite RON 92. Praktik ilegal ini diduga dilakukan oleh oknum di dalam rantai distribusi BBM yang ingin meraup keuntungan besar dengan menurunkan kualitas bahan bakar yang dijual kepada masyarakat. (26/2/2025)   Menurut sumber yang terlibat […]

expand_less