Breaking News
light_mode
Trending Tags

Air Warga Tak Lancar, Pembukuan KP-SPAM Tirta Lestari Disorot: Rp17,8 Juta hingga “Pinjaman Ketua” Dipertanyakan

  • account_circle Handy (Pimred)
  • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
  • comment 0 komentar

PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Keluhan warga Desa Lambur terkait aliran air KP-SPAM Tirta Lestari yang dinilai tidak lancar mulai berkembang menjadi sorotan terhadap pelayanan dan tata kelola keuangan kelompok.

Ketua KP-SPAM membenarkan adanya kendala tersebut. “Iya, saya akui memang ada sebagian yang aliran air tidak lancar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Ketua, dana yang dihimpun dari masyarakat digunakan untuk perbaikan dan pengembangan. KP-SPAM juga memiliki rekening kelompok yang dikelola Ketua bersama Bendahara. Terkait laporan keuangan, Ketua mengarahkan media kepada Bendahara.

Namun, penelusuran media terhadap dokumen laporan keuangan 2026 menemukan sejumlah transaksi yang masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Dalam laporan Juni tercatat pengeluaran Rp17.800.000 dengan keterangan “Pengambilan dana oleh ketua (Surat pengambilan tgl 25 mei 2026)”.

Bendahara menyebut dana tersebut disampaikan untuk pembelian sejumlah peralatan. Namun, menurut keterangannya, hingga dikonfirmasi media bukti penggunaannya belum diterima.

“Yang Rp17 juta ini sampai saat ini Ketua belum kasih notanya untuk apa saja uang itu,” kata Bendahara.

Hal ini memunculkan pertanyaan: untuk apa secara rinci dana Rp17,8 juta tersebut digunakan dan di mana RAB, nota atau bukti pertanggungjawabannya?

Catatan lain muncul pada 13 Juli 2026. Laporan keuangan mencantumkan “Peminjaman uang oleh ketua” sebesar Rp2.500.000. Kemudian pada 31 Agustus tercatat “Pelunasan pinjaman oleh ketua” sebesar Rp1.500.000.

Jika kedua transaksi tersebut merupakan rangkaian pinjaman yang sama, bagaimana status selisih Rp1 juta, apa dasar peminjaman uang kas KP-SPAM oleh Ketua, dan siapa yang memberikan persetujuan? Media masih membuka kemungkinan adanya transaksi atau dokumen lain yang dapat menjelaskan pencatatan tersebut.

Dokumen Agustus juga mencatat pemasukan Rp3 juta dari Perumahan Green View pada 1 Agustus, kemudian pada 6 Agustus terdapat pengeluaran dengan keterangan “Pengambilan dana Green View oleh ketua” sebesar Rp3 juta.

Pertanyaannya, untuk apa dana tersebut digunakan dan apakah tersedia RAB, nota maupun bukti pertanggungjawabannya?

Sementara itu, Bendahara menjelaskan pembayaran pelanggan ditarik petugas teknis sebelum disetorkan kepadanya. Menurutnya, terdapat kondisi ketika nilai dalam sistem sekitar Rp5 juta, tetapi petugas baru menyetor Rp3–4 juta dan kekurangannya dicatat sebagai “bon teknis”.

Bendahara juga mengatakan uang yang diterimanya tidak selalu langsung masuk rekening karena sebagian digunakan untuk kebutuhan perbaikan dan honor. Ia menyatakan tidak terdapat selisih dalam pembukuannya serta bersedia menunjukkan buku kas, mutasi rekening dan bukti pengeluaran untuk diverifikasi.

Namun Bendahara mengaku tidak pernah diberikan RAB dan biasanya hanya menerima nota setelah uang digunakan.

Kondisi tersebut kembali memunculkan pertanyaan: siapa yang menyusun dan menyetujui RAB, apa dasar setiap pengeluaran, serta apakah jumlah tagihan pelanggan, uang yang ditarik petugas, setoran Bendahara, buku kas dan mutasi rekening dapat direkonsiliasi seluruhnya?

Di sisi lain, Kepala Desa membenarkan Pemerintah Desa telah beberapa kali menerima keluhan warga mengenai aliran air.

“Iya, kami beberapa kali menerima keluhan warga, khususnya air tidak lancar,” katanya.

Kepala Desa menyebut Pemerintah Desa selama ini melakukan koordinasi dan pernah meminta laporan pertanggungjawaban. Namun terkait pemeriksaan pengelolaan, pihak desa disebut selama ini sebatas menerima laporan.

Atas persoalan tersebut, Kepala Desa menyatakan akan melakukan audit.

Audit dinilai penting untuk mencocokkan pembukuan dengan mutasi rekening dan bukti transaksi, sekaligus menjawab penggunaan Rp17,8 juta, pencatatan pinjaman Rp2,5 juta beserta pelunasannya, serta dana Green View Rp3 juta.

Media menegaskan, sejumlah catatan tersebut belum dapat serta-merta disimpulkan sebagai penyimpangan ataupun pelanggaran hukum. Seluruhnya masih membutuhkan klarifikasi, pencocokan dokumen dan hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Namun satu pertanyaan penting kini menunggu jawaban: apakah setiap dana yang dihimpun dalam pengelolaan air masyarakat dapat ditelusuri secara utuh dari penerimaan, pencatatan, penggunaan hingga bukti pertanggungjawabannya sementara sebagian warga masih mengeluhkan aliran air yang tidak lancar?

Media tetap membuka ruang hak jawab, klarifikasi, koreksi dan penyampaian dokumen pendukung dari Ketua KP-SPAM, Bendahara, Pemerintah Desa maupun pihak terkait lainnya guna menjaga keberimbangan pemberitaan.

Pewarta : Rijal Aulia Azam

  • Penulis: Handy (Pimred)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Selaganggeng, Purbalingga

    Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Selaganggeng, Purbalingga

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Selaganggeng, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Senin siang (3/3/2025). Korban diketahui bernama Wiryanto (79), warga Desa Mrebet RT 7 RW 1, Kecamatan Mrebet. Kapolsek Mrebet, Iptu Susetyo Yulianto, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat bernama […]

  • evakuasi dan bansos dari polres purbalingga kepada korban bencana tanah gerak di desa maribaya

    Polres Purbalingga Bantu Evakuasi dan Layanan Kesehatan di Maribaya

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 373
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Puluhan personel Polres Purbalingga kembali diterjunkan untuk membantu penanganan bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Minggu (16/11/2025). Petugas melakukan pembersihan rumah roboh, evakuasi barang warga, penyaluran bantuan sosial hingga layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak. Berdasarkan informasi Polres Purbalingga, personel dikerahkan sejak pagi untuk mempercepat penanganan dampak bencana. […]

  • Korlantas Siapkan Flag off One Way Nasional Untuk Duta Pemudik Balik

    Korlantas Siapkan Flag off One Way Nasional Untuk Duta Pemudik Balik

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 317
    • 0Komentar

    BALI || PERWIRANEWS.COM – Sesuai dengan arahan dan komando langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Korlantas Polri melakukan penebalan personel dan juga menyiapkan skenario dalam pelaksanaan dan mengawal duta-duta pemudik untuk kembali dari kampung halaman pada Operasi Ketupat arus balik 2025. Salah satunya adalah persiapan flag off one way nasional yang akan diberlakukan pada 6 […]

  • Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Pihak SMP N 2 Bukateja, Kabupaten Purbalingga, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan penarikan sejumlah uang kepada siswa dan wali murid yang disebut-sebut untuk pembangunan maupun perawatan gedung indoor, serta adanya patungan siswa untuk pemberian kenang-kenangan kepada guru. Dalam keterangannya kepada media, pihak sekolah membantah adanya […]

  • Peran Herbal dalam Pengobatan Modern dan Pencegahan Penyakit Kronis

    Peran Herbal dalam Pengobatan Modern dan Pencegahan Penyakit Kronis

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Penggunaan herbal dalam dunia medis kembali menjadi perhatian di tengah berkembangnya pengobatan modern. Meski kerap dipandang sebelah mata, berbagai jenis tanaman seperti daun, akar, kulit batang, dan rimpang menyimpan senyawa aktif yang berperan dalam proses pemulihan kesehatan. Herbal dinilai mampu bekerja secara perlahan namun berkelanjutan untuk menangani akar masalah banyak penyakit kronis, […]

  • PSHT Pusat Madiun mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan

    PSHT Pusat Madiun Tegaskan Sengketa Organisasi Belum Inkrah

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menegaskan bahwa proses hukum terkait sengketa organisasi SH Terate hingga kini masih berjalan dan belum memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Karena itu, seluruh pihak diimbau berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik maupun media sosial, terutama yang berkaitan dengan legitimasi organisasi […]

expand_less