Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Bukateja Pasang CCTV di Perempatan Guna Tangkal Aksi Pencurian

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
pemuda di lingkungan RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, berinisiatif memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap sudut perempatan

pemuda di lingkungan RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, berinisiatif memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap sudut perempatan

PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Sejumlah pemuda di lingkungan RT 2 RW 3, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, berinisiatif memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap sudut perempatan guna menangkal aksi pencurian yang meresahkan warga. Langkah modernisasi keamanan ini dilakukan secara mandiri menggunakan anggaran kas RT berdasarkan hasil musyawarah bersama seluruh warga setempat, Minggu (01/03/2026).

Inisiatif pengadaan teknologi keamanan ini digerakkan oleh dua pemuda setempat, Fariz (29) dan Saeful (25). Mereka menilai sistem keamanan lingkungan harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar lebih efektif, mengingat intensitas kegiatan ronda malam konvensional yang kian menurun akibat kesibukan warga.

Salah satu penggagas, Arif, menjelaskan bahwa efektivitas ronda saat ini sudah tidak sekuat dahulu. Menurutnya, dibutuhkan solusi praktis yang dapat menjangkau seluruh area pemukiman tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kehadiran fisik warga di pos ronda setiap malamnya.

“Ronda sekarang memang tidak seefektif dulu. Banyak warga sibuk bekerja, jadi yang datang hanya beberapa orang saja. Kami berpikir harus ada solusi yang lebih praktis dan bisa menjangkau semua warga,” ujar Arif saat menjelaskan latar belakang program tersebut.

Pemanfaatan Teknologi Berbasis Smartphone

Saat ini, sebanyak empat unit CCTV telah terpasang di titik-titik strategis perempatan lingkungan RT 2 RW 3 Bukateja. Setiap unit perangkat pengawas tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp200 ribu per unit. Dana pengadaan sepenuhnya diambil dari kas RT yang dikelola secara transparan untuk kepentingan keamanan bersama.

Saeful menjelaskan bahwa sistem CCTV yang dipasang telah terhubung dengan jaringan internet, sehingga dapat diakses langsung melalui perangkat smartphone milik warga. Fitur ini memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan secara real-time dari mana saja, memberikan rasa aman tambahan bagi masyarakat yang sedang berada di luar rumah.

“Sekarang cukup lewat HP. Kalau ada gerak-gerik mencurigakan, bisa langsung terlihat dan segera ditindaklanjuti. Ini jauh lebih cepat dan efisien,” kata Saeful menjelaskan kemudahan operasional sistem tersebut.

Dampak Positif dan Harapan Warga

Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Budi Yuwono (38), salah seorang warga, mengaku merasa jauh lebih tenang setelah adanya kamera pengawas. Ia mengungkapkan bahwa sebelum pemasangan CCTV, wilayahnya kerap menjadi sasaran aksi pencurian barang berharga yang merugikan warga.

“Dulu sering ada maling berkeliaran dan mencuri barang-barang berharga milik warga. Sekarang jauh lebih tenang. Paling tidak, pelaku akan berpikir dua kali karena tahu ada CCTV,” ungkap Budi Yuwono saat memberikan testimoni mengenai kondisi keamanan terkini.

Warga menilai penggunaan teknologi pengawasan menjadi jawaban tepat atas tantangan keamanan di era digital. Selain praktis, sistem ini membuka ruang partisipasi kolektif tanpa membebani warga secara fisik. Keberhasilan inisiatif di RT 2 RW 3 Bukateja ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Purbalingga dalam memperkuat sistem keamanan berbasis komunitas.

Dengan terpasangnya empat unit CCTV di titik-titik rawan tersebut, warga optimistis angka kriminalitas di lingkungan mereka dapat ditekan secara signifikan. Masyarakat juga berharap agar aparatur desa dan aparat kepolisian setempat dapat terus memberikan dukungan serta proaktif dalam membina sistem keamanan mandiri seperti yang telah dimulai oleh para pemuda Bukateja ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program MBG Bersinergi Dengan Koprasi Merah Putih dan BUMDes

    Program MBG Bersinergi Dengan Koprasi Merah Putih dan BUMDes

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SEMARANG || PERWIRANEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak sekadar menghadirkan asupan sehat di meja makan anak-anak. Di Jawa Tengah, program ini berkembang menjadi penggerak ekonomi desa dengan melibatkan ratusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pemasok bahan pangan lokal. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi MBG yang […]

  • Paguyuban Kepala Desa Randublatung menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyuarakan keberatan

    DD Non-Earmark Tahap II Belum Cair, Desa-Desa di Blora Hentikan Pembangunan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, BLORA – Gelombang protes dari pemerintah desa di Kabupaten Blora menguat setelah Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2025 kategori non-earmark belum dapat dicairkan. Kondisi ini membuat sejumlah program pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik di berbagai desa terhenti sejak Kamis (27/11/2025), sehingga pemerintah desa kesulitan menjawab tuntutan warga yang menunggu realisasi hasil Musyawarah […]

  • Wisata Owabong : Destinasi Wisata Air Paling Seru di Purbalingga

    Wisata Owabong : Destinasi Wisata Air Paling Seru di Purbalingga

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Owabong adalah salah satu destinasi wisata air terbesar dan paling populer di Purbalingga, Jawa Tengah. Nama Owabong sendiri merupakan singkatan dari “Objek Wisata Air Bojongsari.” Dengan berbagai wahana seru, kolam renang berstandar internasional, serta fasilitas yang lengkap, Owabong menjadi pilihan utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan […]

  • Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Depan SPBU Kedungmenjangan Purbalingga

    Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Depan SPBU Kedungmenjangan Purbalingga

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Letjen. S. Parman, Kelurahan Kedungmenjangan, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu (2/3/2025) pagi. Sebuah sepeda motor menabrak bus di depan SPBU Kedungmenjangan, mengakibatkan dua orang tewas di tempat. Korban dalam insiden ini adalah Riswan (43), warga Desa Tambak Sari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, dan Riki F […]

  • Praktik dugaan penyalahgunaan BBM subsidi

    Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi oleh Driver Truk Semarang

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, SEMARANG – Praktik dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar oleh sejumlah oknum driver truk pengangkut sampah di Kota Semarang tengah menjadi sorotan publik. Para driver diduga menyedot solar dari tangki armada menggunakan selang, kemudian menampungnya dalam galon air mineral untuk dijual kepada pengepul di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kecamatan Mijen, Jumat (5/12/2025) […]

  • Audiensi Tertutup, Wartawan Dilarang Meliput : Sikap Sekda Purbalingga Tinggalkan Forum Tuai Kekecewaan, Audensi Berakhir Deadlock

    Audiensi Tertutup, Wartawan Dilarang Meliput : Sikap Sekda Purbalingga Tinggalkan Forum Tuai Kekecewaan, Audensi Berakhir Deadlock

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Audiensi antara Forum Lintas Kelembagaan dan Organisasi Kemasyarakatan Purbalingga (FLKP) dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Kabupaten Purbalingga, Rabu, 13 Mei 2026, berakhir tanpa titik temu. Audensi yang sedianya diharapkan menjadi ruang dialog substantif mengenai persoalan penjaringan dan penyaringan perangkat desa Tahun 2026, justru meninggalkan tanda […]

expand_less