Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dugaan Penjegalan Kegiatan Merek Terdaftar di Madiun Seret Oknum Aparat

  • account_circle admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
Kasus ini memunculkan kekhawatiran mengenai adanya double power effect atau efek kekuatan ganda. Posisi ganda seorang aparat aktif sebagai pejabat negara sekaligus pimpinan organisasi sosial

Kasus ini memunculkan kekhawatiran mengenai adanya double power effect atau efek kekuatan ganda. Posisi ganda seorang aparat aktif sebagai pejabat negara sekaligus pimpinan organisasi sosial

PERWIRANEWS.COM, MADIUN – Dugaan penjegalan kegiatan pemegang merek terdaftar di Cabang Depok, Jawa Barat, yang melibatkan oknum perwira aktif kepolisian kini menjadi sorotan tajam terkait netralitas aparat negara. Insiden ini memicu dugaan adanya konflik kepentingan aktual karena oknum tersebut diketahui menjabat sebagai pimpinan organisasi yang berseberangan dengan penyelenggara, Sabtu (14/02/2026).

Peristiwa ini bermula ketika pemilik izin lokasi menerima surat penolakan kegiatan yang ditandatangani oleh oknum perwira aktif Polri tersebut. Penolakan ini berakibat pada terhentinya kegiatan yang sebenarnya merupakan pelaksanaan hak eksklusif atas merek terdaftar Kelas 41 yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Secara hukum, sengketa terkait merek seharusnya hanya dapat diselesaikan melalui mekanisme di Pengadilan Niaga. Namun dalam kasus ini, kegiatan yang diklaim telah memenuhi seluruh aspek legalitas tersebut terpaksa berhenti sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, sehingga menimbulkan kerugian materiil dan immateriil.

Fenomena Double Power Effect

Kasus ini memunculkan kekhawatiran mengenai adanya double power effect atau efek kekuatan ganda. Posisi ganda seorang aparat aktif sebagai pejabat negara sekaligus pimpinan organisasi sosial dinilai menciptakan kombinasi kekuasaan formal dan sosial yang tidak setara di hadapan warga atau pihak swasta.

Dalam prinsip negara hukum modern, pejabat publik memiliki kewajiban untuk menghindari konflik kepentingan, baik yang bersifat potensial maupun aktual. Tindakan aparat yang berdampak pada terhambatnya kegiatan bersertifikat sah ini dinilai mempertaruhkan prinsip equality before the law atau kesetaraan di mata hukum bagi seluruh warga negara.

Tim Lembaga Hukum & Advokasi Persaudaraan Setia Hati Terate (LHA SH Terate) Pusat Madiun menilai peristiwa ini sebagai alarm keras bagi netralitas institusi Polri. Pihak LHA menekankan bahwa persoalan ini bukan sekadar konflik antarorganisasi, melainkan menyangkut integritas fondasi negara hukum.

Pernyataan Lembaga Hukum LHA SH Terate

H. Amriza Khoirul Fachri, S.H., M.I.Kom dari LHA SH Terate menyatakan bahwa publik berhak mempertanyakan netralitas aparat ketika terdapat irisan kepentingan antara jabatan publik dan organisasi tertentu. Senada dengan hal itu, H. Edy Rudyanto, S.H., M.H., CLA., CPLA., CPM., CPArb menilai peristiwa ini sebagai peringatan serius bagi imparsialitas penegak hukum.

“Negara tidak boleh membiarkan munculnya persepsi bahwa kekuasaan formal dapat digunakan untuk memengaruhi kepentingan organisasi. Upaya ini bukan serangan terhadap institusi, melainkan langkah menjaga imparsialitas,” ujar H. Edy Rudyanto, S.H., M.H., CLA., CPLA., CPM., CPArb dalam keterangannya, Sabtu (14/02/2026).

Khoirun Nasihin, S.H., M.H menambahkan bahwa ketaatan pada hukum adalah inti dari persoalan ini. Jika posisi ganda aparat terbukti menghambat kegiatan yang sah, hal tersebut dikhawatirkan menjadi preseden berbahaya bagi supremasi hukum serta menimbulkan chilling effect terhadap kebebasan berserikat di Indonesia.

Desakan Audit dan Pemeriksaan Etik

Menyikapi perkembangan situasi tersebut, LHA SH Terate secara resmi mendesak dilakukannya langkah-langkah tegas dari internal kepolisian. Mereka meminta adanya pemeriksaan etik independen yang dilakukan di tingkat Polda maupun Mabes Polri untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan wewenang ini.

Selain itu, terdapat desakan untuk melakukan audit terbuka terkait dugaan konflik kepentingan serta klarifikasi resmi mengenai posisi aparat aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat disampaikan secara transparan kepada publik guna menjaga kredibilitas institusi penegak hukum.

Pihak LHA menegaskan bahwa konflik kepentingan dalam tubuh aparat negara bukan persoalan sepele. Jika tidak ditangani secara cepat, hal ini dikhawatirkan akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepastian hukum dan pelaksanaan hak ekonomi yang dilindungi undang-undang di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait tuduhan intervensi oknum perwira dalam kegiatan merek terdaftar tersebut.

Would you like me to create a social media caption to accompany this news article?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • J-Shelter : Tempat Yang Nyaman untuk Singgah, Beristirahat, dan Tempat yang Asik Untuk Driver Online Berkumpul Sambil Menunggu Orderan di Purbalingga

    J-Shelter : Tempat Yang Nyaman untuk Singgah, Beristirahat, dan Tempat yang Asik Untuk Driver Online Berkumpul Sambil Menunggu Orderan di Purbalingga

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Mobilitas tinggi para pekerja, khususnya mereka yang bekerja dalam sistem transportasi dan pengiriman barang Online (Driver Online), sering kali menghadirkan tantangan tersendiri dalam mencari tempat singgah yang nyaman, aman, dan terjangkau. Menjawab kebutuhan tersebut, hadir J-Shelter, sebuah tempat persinggahan yang berlokasi di Jalan Kopral Tanwir, Komplek Ruko UPTD Logam, Purbalingga. J-Shelter […]

  • Purbalingga Raih Penghargaan Daerah Tertib Ukur 2025 dari Kemendag RI

    Purbalingga Raih Penghargaan Daerah Tertib Ukur 2025 dari Kemendag RI

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga kembali meraih penghargaan Daerah Tertib Ukur 2025 dari Kementerian Perdagangan RI, Kamis (29/11/2025). Penghargaan yang diterima oleh perwakilan Pemkab bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadin) ini menjadi bukti bahwa ketertiban penggunaan alat ukur di Purbalingga semakin meningkat, terutama di pasar tradisional, SPBU, SPBE, toko modern, hingga sektor industri. Raihan […]

  • Polres Kendal Gelar Rapat Antisipasi Keracunan Program MBG

    Polres Kendal Gelar Rapat Antisipasi Keracunan Program MBG

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, KENDAL – Polres Kendal bersama Forkopimda dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi serta menanggulangi kasus dugaan keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai 17 siswa SMP Negeri 1 Kendal mengalami gejala serupa, Jumat (28/11/2025). Rapat berlangsung di ruang kerja Kapolres Kendal sebagai langkah cepat lintas sektor guna mencegah insiden berulang. […]

  • menggembala bebek di alam terbuka membuat tingkat stres hewan menurun dan aktivitas geraknya meningkat

    Tradisi Menggembala Bebek di Sawah Terbukti Tingkatkan Produktivitas

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Tradisi menggembala bebek di area persawahan terus dipertahankan para peternak karena dinilai efektif menjaga kesehatan ternak dan menghemat biaya produksi. Praktik ini dilakukan terutama setelah musim panen padi, ketika lahan sawah menyediakan pakan alami yang melimpah bagi bebek. Berdasarkan informasi para peternak, menggembala bebek di alam terbuka membuat tingkat stres hewan menurun […]

  • Dukung Supriyono dan Teguh, Warga Pati Dirikan Posko Keadilan di Alun-Alun

    Dukung Supriyono dan Teguh, Warga Pati Dirikan Posko Keadilan di Alun-Alun

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PATI – Kelompok warga yang menamakan diri Masyarakat Pencari Keadilan mendirikan Posko Pencari Keadilan di kawasan Alun-alun Pati, Jumat (28/11/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes serta dukungan moral terhadap dua aktivis, Supriyono (Botok) dan Teguh Istiyanto, yang tengah menjalani pemeriksaan dan penahanan di Polda Jawa Tengah serta Polresta Pati. Pendirian posko tersebut diberitahukan secara […]

  • Warga yang merasa terdampak mengaku telah menyampaikan keberatan sejak awal proses perpanjangan izin

    Tower BTS di Pasiraman Lor Banyumas Picu Keluhan Soal Kompensasi Warga

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, BANYUMAS – Warga Desa Pasiraman Lor, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menyoroti proses perpanjangan izin menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi sekitar 75 meter yang diduga milik Telkomsel. Meski perizinan disebut telah ditempuh sesuai prosedur, warga menilai pembagian kompensasi tidak adil dan tidak transparan, sehingga memicu keluhan di lingkungan sekitar. Menara BTS tersebut berdiri tepat […]

expand_less