Polres Kendal Gelar Rapat Antisipasi Keracunan Program MBG
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 1 Des 2025
- comment 0 komentar

PERWIRANEWS.COM, KENDAL – Polres Kendal bersama Forkopimda dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi serta menanggulangi kasus dugaan keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai 17 siswa SMP Negeri 1 Kendal mengalami gejala serupa, Jumat (28/11/2025). Rapat berlangsung di ruang kerja Kapolres Kendal sebagai langkah cepat lintas sektor guna mencegah insiden berulang.
Rapat dipimpin Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar dan dihadiri Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Korwil SPPG BGN Kendal, RSUD, Puskesmas, serta jajaran Polres Kendal. Seluruh peserta membahas evaluasi jalur distribusi makanan hingga mekanisme pengawasan.
Kapolres Hendry menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Evaluasi dilakukan menyeluruh, mulai dari kontrol dapur SPPG hingga penanganan medis bagi korban. Pemeriksaan awal menemukan indikasi kandungan nitrit melebihi ambang batas pada sampel makanan.
βIni yang diduga kuat memicu gejala keracunan. Namun kepastian akhir tetap menunggu hasil laboratorium resmi,β jelasnya dalam rapat tersebut.
Pernyataan Pejabat Daerah
Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari menyampaikan bahwa Pemkab Kendal berkomitmen memperkuat sistem keamanan pangan program MBG. Pengawasan dapur SPPG akan diperketat melalui peningkatan standar prosedur serta pelatihan tester makanan di sekolah-sekolah.
Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan menambahkan, kualitas program MBG harus dibarengi pengawasan ketat agar tidak membahayakan peserta didik. Ia menilai keterlibatan lintas sektor penting untuk memastikan mutu dan keamanan distribusi makanan.
“Program MBG sangat baik, namun pengamanan distribusi dan mutu makanan harus diperkuat agar tidak membahayakan generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Korwil SPPG BGN Kendal M. Faris Maulana menerima hasil evaluasi dan menyatakan operasional SPPG Sijeruk dihentikan sementara sambil menunggu rekomendasi uji laboratorium.
Kondisi Korban dan Langkah Lanjutan
Kasi Dokkes Polres Kendal Ipda Eka Bayu Wicaksana melaporkan bahwa kondisi seluruh siswa yang terdampak kini berangsur membaik. Beberapa di antaranya telah lepas infus dan diperkirakan segera diperbolehkan pulang.
Rapat juga menyepakati penguatan alur respon cepat, penyediaan reagen tes makanan untuk pemeriksaan lapangan, serta pemberdayaan tenaga bersertifikat keamanan pangan. Selain itu, edukasi kepada siswa mengenai kewaspadaan terhadap perubahan rasa makanan akan ditingkatkan.
Kegiatan rapat berlangsung aman dan kondusif hingga berakhir pada pukul 10.30 WIB. Pemerintah daerah dan kepolisian memastikan tindak lanjut akan diterapkan segera setelah hasil laboratorium resmi diterima.
- Penulis: admin































Saat ini belum ada komentar