Driver Ojek Online Mengeluh Sepi Orderan, Kesulitan Ekonomi Makin Mencekik
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 30 Mar 2025
- comment 0 komentar

PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Sejumlah Driver Ojek Online (ojol) mengeluhkan sepinya pelanggan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini membuat mereka kesulitan mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (27/2/2025)
Berdasarkan pantauan di beberapa titik strategis di Purbalingga, banyak Driver Ojek Online terlihat menunggu orderan dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, beberapa di antaranya mengaku hanya mendapat beberapa orderan dalam sehari.
“Sekarang susah, Mas. Dulu bisa dapat belasan orderan sehari, sekarang kadang cuma dapat enam atau tujuh orderan saja,” ujar Woyo (47), seorang Driver Ojek Online yang sudah menjalani profesi ini sejak tahun 2018.

Sepinya pelanggan disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya persaingan antar driver, menurunnya daya beli masyarakat, serta kebiasaan masyarakat yang mulai beralih ke transportasi pribadi.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Eko (30), seorang driver Ojek Online yang menjadi tulang punggung keluarga. Menurutnya, pendapatan yang semakin menurun membuatnya harus mencari pekerjaan sampingan demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Di sisi lain, Asosiasi Driver Ojek Online Indonesia meminta pihak aplikator untuk memberikan solusi, seperti meningkatkan insentif atau memberikan promo khusus bagi pelanggan agar minat masyarakat untuk menggunakan layanan ojek online kembali meningkat.
Para Driver Ojek Online berharap situasi ini segera membaik, agar mereka bisa kembali bekerja dengan lebih tenang tanpa dihantui kesulitan ekonomi yang semakin menekan.
Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh para pengemudi ojek online di Purbalingga. Diperlukan perhatian serius dari berbagai pihak, baik itu aplikator maupun pemerintah untuk mencari solusi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kondisi ekonomi para pengemudi Ojek Online di daerah tersebut.
Pewarta : Handy Arif Oktavianto, SH
- Penulis: admin































Saat ini belum ada komentar