Gubernur Jateng Tegaskan Larangan Penambangan di Kawasan Gunung Slamet
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi langsung menegaskan bahwa aktivitas penambangan di kawasan Gunung Slamet tidak diperbolehkan

Gubernur Ahmad Luthfi langsung menegaskan bahwa aktivitas penambangan di kawasan Gunung Slamet tidak diperbolehkan
PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kawasan Gunung Slamet tengah diproses sebagai taman nasional sehingga seluruh aktivitas penambangan dilarang keras. Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan mahasiswa Universitas Indonesia asal Pemalang, terkait dugaan penambangan pasir di area tersebut, dalam acara Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (6/12/2025).
Mahasiswa bernama Dikri Mulia menyampaikan kekhawatiran mengenai potensi kerusakan lingkungan jika penambangan benar terjadi. Ia menyinggung maraknya bencana banjir bandang di sejumlah daerah, seperti di Sumatra, yang merenggut banyak korban jiwa beberapa waktu terakhir. Dikri mempertanyakan langkah pemerintah provinsi dalam mencegah bencana serupa di kawasan Gunung Slamet.
Gubernur Ahmad Luthfi langsung menegaskan bahwa aktivitas penambangan di kawasan Gunung Slamet tidak diperbolehkan. Ia menekankan bahwa perubahan status wilayah tersebut menjadi taman nasional otomatis melarang kegiatan yang dapat merusak ekosistem.
Pernyataan Resmi Gubernur
Menurut Luthfi, arahan telah diberikan kepada kepala daerah yang memiliki wilayah administratif di sekitar Gunung Slamet untuk memperkuat mitigasi bencana serta mencegah praktik perusakan lingkungan. Instruksi ini mencakup pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu kelestarian kawasan pegunungan.
“Gunung Slamet itu sudah diproses menjadi kawasan taman nasional. Maka tidak boleh ada penambangan,” kata Ahmad Luthfi saat menanggapi pertanyaan mahasiswa, Sabtu (6/12/2025).
Luthfi juga menyebut bahwa masukan dari mahasiswa menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat upaya pencegahan bencana alam melalui pengelolaan lingkungan yang lebih ketat dan terarah.
Instruksi Mitigasi dan Pengawasan
Sebelum dialog tersebut, Gubernur Jateng telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh daerah di provinsi itu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor dan banjir, terutama memasuki musim hujan. Pemerintah daerah diminta memperhatikan titik-titik rawan sekaligus memastikan kesiapsiagaan perangkat mitigasi berjalan optimal.
Selain itu, masyarakat juga diimbau berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan, baik di kawasan pegunungan, dataran tinggi, maupun wilayah pesisir. Upaya kolektif dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi memicu bencana.
Hingga kini, pemerintah provinsi terus memantau perkembangan proses perubahan status kawasan Gunung Slamet menjadi taman nasional serta memastikan tidak ada aktivitas penambangan yang berlangsung. Upaya pengawasan disebut akan ditingkatkan dengan melibatkan pemerintah kabupaten setempat dan masyarakat sekitar.
- Penulis: admin































Saat ini belum ada komentar