Breaking News
light_mode
Trending Tags

Isu BUMDes dan OTT Wartawan, Camat Wonokerto Beri Penjelasan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
Kantor Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menjadi pusat perhatian insan pers

Kantor Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menjadi pusat perhatian insan pers

PERWIRANEWS.COM, PEKALONGAN – Aula Kantor Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menjadi pusat perhatian insan pers saat digelar forum klarifikasi terbuka bersama Camat Wonokerto, Abdul Qoyum, S.H., M.A.P., Senin (1/12) pukul 10.45 WIB. Pertemuan ini membahas sejumlah isu yang sempat menghangat di ruang publik, mulai dari postingan viral hingga polemik pengelolaan BUMDes dan peran pendamping desa.

Acara dihadiri wartawan dari berbagai media, baik online maupun cetak, serta organisasi pers seperti IPJT, PWOIN, PJS, dan KOWARKA. Kabid PMD Kecamatan Wonokerto turut mendampingi sejak awal hingga akhir kegiatan. Forum dibuka oleh Ketua IPJT Pekalongan Raya, Ali Rosidin, yang menegaskan pentingnya komunikasi terbuka untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus memastikan transparansi informasi publik.

Moderator mengajukan empat isu utama yang menjadi sorotan beberapa hari terakhir. Di antaranya adalah postingan pertemuan pengurus Bahurekso Kades yang viral, unggahan karangan bunga, dugaan ilegalitas BUMDes Wonokerto Wetan termasuk isu Lumbung Desa 2023, serta fenomena OTT terhadap dua oknum wartawan.

Kronologi dan Penjelasan Camat

Di hadapan para wartawan, Camat Qoyum memaparkan secara rinci status Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa hingga kini, hanya dua BUMDes yang resmi berbadan hukum, yakni BUMDes Desa Pecakaran dan BUMDes Desa Rowoyoso.

Pernyataan itu sekaligus menjawab dugaan kelalaian kecamatan dalam pengawasan. Menurut Qoyum, pihaknya sudah memberikan arahan sejak awal masa jabatannya kepada Kepala Desa Wonokerto Wetan terkait kewajiban penyelesaian badan hukum BUMDes.

“Saya menjabat sebagai Camat mulai 1 Desember 2022. Sejak awal, saya sudah mengingatkan dan menegaskan kepada Kepala Desa Wonokerto Wetan, Aziz, terkait status BUMDes Wonokerto Wetan yang belum berbadan hukum. Namun, sampai hari ini tidak digubris,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa eksekusi pengelolaan BUMDes sepenuhnya berada di tangan pemerintah desa, sementara kecamatan hanya menjalankan fungsi koordinatif dan pembinaan.

Kritik Tajam Soal Peran Pendamping Desa

Selain isu BUMDes, Camat Qoyum juga menyoroti kinerja pendamping desa yang menurutnya tidak menjalankan fungsi verifikasi dan pendampingan Dana Desa secara optimal. Ia menegaskan bahwa pendamping desa memegang peran strategis dalam memastikan pengelolaan anggaran desa berjalan sesuai ketentuan.

“Pendamping desa itu digaji oleh negara untuk memastikan proses verifikasi dan pengelolaan dana desa berjalan sesuai aturan. Namun faktanya, banyak yang tidak menjalankan fungsi tersebut dengan benar. Ini sudah saya tegur keras,” ujar Qoyum.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian para wartawan karena peran pendamping desa kerap menjadi sorotan dalam proses pemeriksaan dan evaluasi penggunaan anggaran desa.

Tanya Jawab: Pengawasan dan Isu OTT

Sesi diskusi semakin dinamis ketika sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan. Ivan Dedi dari Radar Nusantara menyoroti ketat atau longgarnya proses verifikasi pencairan Dana Desa di tingkat kecamatan.

“Apakah verifikasi dari pihak kecamatan selama ini berjalan ketat atau justru lentur?” tanyanya.

Pertanyaan tersebut mengarah pada isu pengawasan anggaran desa yang dinilai rawan penyimpangan jika kontrol tidak berjalan optimal.

Sementara itu, Winoto Jamin dari media Cakra menyinggung fenomena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjadi perhatian publik belakangan ini.

“Soal OTT, kami tidak mau mencampuri—biarkan aparat berwajib yang bertindak. Tapi pertanyaan kami, apakah pihak desa selama ini sudah benar-benar berjalan sesuai koridor dalam penggunaan anggarannya?” ujar Winoto.

Dialog tersebut membuat forum semakin hidup, dengan fokus pada transparansi tata kelola desa dan penguatan fungsi pengawasan.

Penutup: Sinergi Pemerintah dan Media

Menjelang penutupan, Camat Abdul Qoyum menegaskan komitmennya untuk menjaga keterbukaan informasi dan siap menerima kritik yang bersifat membangun. Ia mengajak insan pers menjadi mitra strategis dalam mengawasi penggunaan anggaran publik agar tetap akuntabel.

Acara ditutup dengan kesepakatan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan dan media sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kendal Gelar Rapat Antisipasi Keracunan Program MBG

    Polres Kendal Gelar Rapat Antisipasi Keracunan Program MBG

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, KENDAL – Polres Kendal bersama Forkopimda dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi serta menanggulangi kasus dugaan keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai 17 siswa SMP Negeri 1 Kendal mengalami gejala serupa, Jumat (28/11/2025). Rapat berlangsung di ruang kerja Kapolres Kendal sebagai langkah cepat lintas sektor guna mencegah insiden berulang. […]

  • Polri Siap Amankan Arus Mudik Lebaran 2025 dengan Operasi Ketupat dan Layanan Maksimal

    Polri Siap Amankan Arus Mudik Lebaran 2025 dengan Operasi Ketupat dan Layanan Maksimal

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    JAKARTA || PERWIRANEWS.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan kesiapan Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2025 melalui Operasi Ketupat. Dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin oleh Menko Polhukam Budi Gunawan, Kapolri menyampaikan bahwa Polri akan memberikan pelayanan maksimal demi kelancaran perjalanan masyarakat. “Kami telah mempersiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti sistem […]

  • Mengupas Lika-Liku Dunia Jurnalisme dan Nilai-Nilai Kehidupan Bersama Mas Agung di Podcast Eksklusif J-Shelter Purbalingga

    Mengupas Lika-Liku Dunia Jurnalisme dan Nilai-Nilai Kehidupan Bersama Mas Agung di Podcast Eksklusif J-Shelter Purbalingga

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM — Di tengah perkembangan zaman dan gelombang informasi yang semakin cepat, masyarakat modern kini semakin haus akan kisah-kisah inspiratif dan reflektif yang tidak hanya menyentuh sisi intelektual, tetapi juga menggugah nurani. Salah satu media yang berhasil menjawab permasalahan itu adalah hadirnya sebuah podcast eksklusif yang digelar di J-Shelter, sebuah ruang kreatif dan […]

  • Band Sukatani Tolak Tawaran Kapolri, Tetap Lantang Suarakan Kritik Sosial Lewat Musik

    Band Sukatani Tolak Tawaran Kapolri, Tetap Lantang Suarakan Kritik Sosial Lewat Musik

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Band punk asal Purbalingga, Sukatani, baru-baru ini menolak tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi duta kepolisian. Keputusan tersebut diumumkan langsung melalui unggahan di akun resmi Instagram mereka. (4/3/2025) Dalam pernyataan yang sama, Sukatani juga mengungkapkan adanya tekanan dan intimidasi yang mereka alami sejak Juli 2024 dari pihak kepolisian. […]

  • Parapatan Luhur merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi PSHT yang memiliki kewenangan strategis

    Parapatan Luhur PSHT Pusat Madiun Tetapkan Pimpinan Periode 2026–2031

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar Parapatan Luhur di Padepokan PSHT Pusat Madiun, Jalan Merak No. 10–17, Kota Madiun, Jawa Timur. Forum tertinggi organisasi ini menetapkan kepemimpinan PSHT untuk masa bakti 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berlangsung tertib dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dalam Parapatan […]

  • Identitas Terungkap, Mayat Pria di Bendungan Tideng Ternyata Warga Serayu Larangan

    Identitas Terungkap, Mayat Pria di Bendungan Tideng Ternyata Warga Serayu Larangan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Penemuan sesosok mayat pria warga di Bendungan Sungai Tideng, Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (24/11/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Penemuan ini menghebohkan warga setempat sebelum kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Menurut informasi, mayat tersebut pertama kali terlihat oleh seorang warga yang melintas di dekat bendungan. Saksi […]

expand_less