Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengupas Lika-Liku Dunia Jurnalisme dan Nilai-Nilai Kehidupan Bersama Mas Agung di Podcast Eksklusif J-Shelter Purbalingga

  • account_circle Handy (Pimred)
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • comment 0 komentar

PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM — Di tengah perkembangan zaman dan gelombang informasi yang semakin cepat, masyarakat modern kini semakin haus akan kisah-kisah inspiratif dan reflektif yang tidak hanya menyentuh sisi intelektual, tetapi juga menggugah nurani. Salah satu media yang berhasil menjawab permasalahan itu adalah hadirnya sebuah podcast eksklusif yang digelar di J-Shelter, sebuah ruang kreatif dan diskusi publik yang terletak di Jalan Kopral Tanwir, Komplek Ruko UPTD Logam, Purbalingga Lor.

Podcast tersebut bukan sembarang bincang-bincang, namun publik disuguhkan sebuah perbincangan mendalam bersama seorang sosok yang telah lama malang melintang di dunia jurnalistik dan organisasi kemasyarakatan — Mas Agung, wartawan senior sekaligus pemilik media online Real Investigasi, serta mantan Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Purbalingga.

Podcast berdurasi 45 menit itu menjadi ruang terbuka untuk mengulik perjalanan panjang Mas Agung — dari awal mula menapaki dunia pers, hingga saat ini menjadi salah satu figur yang dihormati karena keteguhan sikap dan idealismenya dalam menjaga marwah jurnalistik dan nilai-nilai kemanusiaan.

Awal Perjalanan Seorang Wartawan

Mas Agung memulai kisahnya dengan mengisahkan masa-masa awal yang penuh tantangan. Menjadi jurnalis lokal bukan perkara mudah, terlebih di era ketika alat liput masih sangat terbatas dan akses informasi seringkali tersendat oleh birokrasi atau kepentingan tertentu. Ia menyebut bahwa profesi wartawan, terutama di daerah, kerap dihadapkan pada berbagai rintangan — mulai dari tekanan ekonomi, keterbatasan dukungan teknis, hingga tuntutan sosial dan ancaman-ancaman dari pihak luar.

Namun justru dalam keterbatasan itulah mental dan karakter Mas Agung ditempa. “Menjadi wartawan itu bukan sekadar menulis berita, tapi bicara soal nyali, idealisme, dan tanggung jawab moral terhadap publik. Banyak risiko yang harus dihadapi, mulai dari ancaman, intimidasi, hingga tekanan mental,” ungkapnya dengan nada yang tenang namun penuh makna.

Ia mengaku pernah mengalami sejumlah tekanan dan ancaman serius ketika mengangkat kasus-kasus sensitif. Bahkan ada yang sampai mengancam Nyawa dan ancaman penjara.

Namun semua itu tidak menyurutkan semangatnya. Justru pengalaman tersebut mempertebal keyakinannya bahwa pers harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

Membangun Media Online Sendiri : Real Investigasi

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Mas Agung adalah ketika ia memutuskan untuk mendirikan media Online nya sendiri : Real Investigasi. Media online ini ia rintis dengan tekad untuk menyajikan jurnalisme yang tajam, berimbang, dan menyentuh akar permasalahan sosial yang sering kali luput dari pemberitaan media.

Real Investigasi berdiri sebagai media yang tidak hanya mengejar klik dan viralitas, tetapi berusaha menghadirkan laporan-laporan investigatif yang mendalam, dengan pendekatan humanis dan penuh integritas. Mas Agung dan timnya terjun langsung ke lapangan, menggali fakta, mewawancarai narasumber secara langsung, dan menelusuri data demi menyajikan berita yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

“Bagi saya, jurnalisme bukan hanya soal menyampaikan informasi, tapi juga menggerakkan hati dan pikiran. Kita tidak hanya menulis berita, tapi juga menciptakan perubahan,” tegasnya.

PSHT : Pondasi Nilai dan Jiwa Satria

Di balik keteguhan dan ketajaman Mas Agung sebagai jurnalis, ternyata tersimpan pondasi kuat yang ia bawa dari pengalamannya selama aktif di PSHT. Ia tidak hanya menjadi anggota, tetapi juga sempat memimpin sebagai Ketua Cabang PSHT Purbalingga, sebuah organisasi yang dikenal tak hanya sebagai perguruan pencak silat, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan karakter dan persaudaraan.

Menurut Mas Agung, nilai-nilai yang ia peroleh dari PSHT — kejujuran, keberanian, keikhlasan, dan semangat persaudaraan — sangat berperan penting dalam membentuk jati dirinya sebagai seorang wartawan. “PSHT bukan hanya soal pencak silat, tapi tentang membentuk karakter. Mental seorang kesatria. Dan itu sangat saya rasakan manfaatnya ketika saya menghadapi tantangan di dunia jurnalistik. Kita diajarkan untuk tidak takut menghadapi kebenaran dan selalu bersikap adil,” ungkapnya.

Bagi Mas Agung, menjadi wartawan sejati sama halnya dengan menjadi seorang pendekar : tidak mudah terpengaruh oleh tekanan, tidak mudah tergoda oleh kepentingan sesaat, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan.

Podcast sebagai Media Edukasi dan Refleksi

Podcast bukan hanya menjadi ajang curhat atau nostalgia, melainkan juga menjadi ruang edukasi yang hidup dan inspiratif, terutama bagi generasi muda yang ingin mengenal lebih dalam dunia jurnalistik atau berminat menekuni aktivitas sosial dan organisasi.

Podcast ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, jurnalisme yang bermartabat dan organisasi yang berbasis nilai-nilai luhur tetap menjadi pondasi penting bagi kehidupan sosial yang sehat dan beradab.

Penutup : Sosok yang Menginspirasi

Mas Agung bukan hanya seorang wartawan. Ia adalah saksi hidup dari kerasnya dunia informasi dan juga pejuang yang tetap teguh memegang prinsip di tengah gempuran zaman. Ia membuktikan bahwa kekuatan pena dan ketulusan hati bisa berjalan beriringan. Bahwa organisasi kemasyarakatan seperti PSHT bukan hanya wadah latihan fisik, tetapi juga medan pembentukan mental dan moral.

Dengan semangat yang menyala dan tutur kata yang bersahaja, Mas Agung meninggalkan pesan mendalam bagi siapa pun yang mendengarnya: “Jika kita ingin dunia berubah menjadi lebih baik, maka kita harus mulai dari diri sendiri — dengan keberanian, dengan kejujuran, dan dengan cinta.”

Pewarta : Handy Arif Oktavianto, SH.

  • Penulis: Handy (Pimred)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • warga masih menantikan keputusan pemerintah desa dan hasil klarifikasi resmi terkait dugaan tindakan tidak pantas yang menyeret Kepala Dusun

    Kasus Dugaan Cabul Kadus Kalilandak, Warga Tuntut Mundur dari Jabatan

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, BANJARNEGARA – Seorang Kepala Dusun berinisial A di Desa Kalilandak, Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, menjadi sorotan setelah diduga menjalin hubungan asmara dan melakukan tindakan tidak pantas terhadap siswi SMK yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Isu tersebut memicu kemarahan warga hingga puluhan orang bersama Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Balai Desa pada Senin (8/12/2025) […]

  • Polsek Kemangkon Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Kalialang

    Polsek Kemangkon Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Kalialang

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Polsek Kemangkon melaksanakan kegiatan sosial penyaluran bantuan air bersih untuk warga Desa Kalialang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Senin (3/8/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Kemangkon AKP Heri Iskandar. Kapolsek Kemangkon AKP Heri Iskandar menyampaikan bahwa bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Kalialang. “Pada […]

  • Kostrad Rayakan HUT ke-64 dengan Semangat Prima Mengawal Indonesia Maju

    Kostrad Rayakan HUT ke-64 dengan Semangat Prima Mengawal Indonesia Maju

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 326
    • 0Komentar

    JAKARTA || PERWIRANEWS.COM – Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 64 pada 6 Maret 2025. Mengusung tema “Kostrad yang Prima mengawal Indonesia Maju”, yang berarti menegaskan komitmen Kostrad sebagai prajurit profesional dalam menjaga kedaulatan negara dan mendukung pembangunan nasional. Adapun pembentukan Kostrad secara resmi ditetapkan pada tanggal 6 […]

  • Legal Standing dan Argumentasi Hukum Organisasi Profesi Persatuan Wartawan Intermedia Nusantara (PERWIRA)

    Legal Standing dan Argumentasi Hukum Organisasi Profesi Persatuan Wartawan Intermedia Nusantara (PERWIRA)

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Berikut legal Standing dan Argumentasi Hukum bahwa Organisasi Profesi Persatuan Wartawan Intermedia Nusantara (PERWIRA) berbeda dengan ormas atau LSM. A. Legal Standing dan Argumentasi Hukum 🟠 Persatuan Wartawan Intermedia Nusantara (PERWIRA) Sebagai Organisasi Profesi Wartawan. 1. Landasan Konstitusional ▶️ Kemerdekaan Pers Kemerdekaan pers di Indonesia dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang […]

  • Persibangga Kembali Raih 3 poin Usia Taklukkan Persemar Martapura 3-2

    Persibangga Kembali Raih 3 poin Usia Taklukkan Persemar Martapura 3-2

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Persibangga Purbalingga kembali meraih poin maksimal pada laga kedua Grup babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Bermain di Stadion Goentoer Darjono, Jumat (12/6/2026) sore, tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman sukses menundukkan Persemar Martapura dengan skor 3-2. Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persibangga langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit […]

  • Band Sukatani Tolak Tawaran Kapolri, Tetap Lantang Suarakan Kritik Sosial Lewat Musik

    Band Sukatani Tolak Tawaran Kapolri, Tetap Lantang Suarakan Kritik Sosial Lewat Musik

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Handy (Pimred)
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Band punk asal Purbalingga, Sukatani, baru-baru ini menolak tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi duta kepolisian. Keputusan tersebut diumumkan langsung melalui unggahan di akun resmi Instagram mereka. (4/3/2025) Dalam pernyataan yang sama, Sukatani juga mengungkapkan adanya tekanan dan intimidasi yang mereka alami sejak Juli 2024 dari pihak kepolisian. […]

expand_less