Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Dugaan Cabul Kadus Kalilandak, Warga Tuntut Mundur dari Jabatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • comment 0 komentar
warga masih menantikan keputusan pemerintah desa dan hasil klarifikasi resmi terkait dugaan tindakan tidak pantas yang menyeret Kepala Dusun

warga masih menantikan keputusan pemerintah desa dan hasil klarifikasi resmi terkait dugaan tindakan tidak pantas yang menyeret Kepala Dusun

PERWIRANEWS.COM, BANJARNEGARA – Seorang Kepala Dusun berinisial A di Desa Kalilandak, Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, menjadi sorotan setelah diduga menjalin hubungan asmara dan melakukan tindakan tidak pantas terhadap siswi SMK yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Isu tersebut memicu kemarahan warga hingga puluhan orang bersama Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Balai Desa pada Senin (8/12/2025) untuk menuntut klarifikasi dan meminta A mundur dari jabatannya.

Dugaan tindakan amoral ini pertama kali menyebar di kalangan masyarakat setempat dan cepat memicu keresahan. Warga menilai perbuatan tersebut mencoreng nama desa karena melibatkan perangkat desa dan seorang pelajar yang seharusnya berada di bawah perlindungan pemerintah desa selama PKL.

Kepala Desa Kalilandak, Slamet Mujiono, membenarkan adanya gejolak warga terkait dugaan tersebut. Ia menyebut pemerintah desa merasa dirugikan oleh kabar yang melibatkan salah satu perangkatnya itu.

Pernyataan Pemerintah Desa

Slamet menjelaskan bahwa pemerintah desa sudah menerima berbagai keluhan dan bukti yang dibawa warga. Meski demikian, terduga A hingga kini disebut masih belum mengakui perbuatannya.

“Pemerintah desa merasa tercoreng. Terduga adalah perangkat desa, sementara korbannya adalah anak sekolah yang PKL di desa kami. Namun hingga saat ini, terduga belum mau mengakui, meskipun masyarakat sudah menunjukkan bukti-bukti yang mereka miliki,” ujar Slamet Mujiono.

Slamet menegaskan bahwa pemerintah desa akan mengambil langkah tegas apabila dugaan tersebut terbukti. Ia menyatakan bakal berkoordinasi dengan Camat Purwareja Klampok sebagai tindak lanjut sesuai prosedur pemerintahan desa.

“Kalau benar terbukti, kami sangat malu kepada masyarakat. Jika masalah ini tidak selesai, kami akan koordinasi dengan camat. Dan bila terbukti, saya akan menyarankan agar yang bersangkutan mengundurkan diri, sesuai tuntutan warga,” imbuhnya.

Tuntutan Warga dan Ormas

Gelombang protes warga dipimpin oleh sejumlah tokoh masyarakat bersama Pemuda Pancasila. Mereka datang untuk meminta penjelasan resmi dari pemerintah desa dan memastikan langkah yang akan diambil terhadap terduga.

Perwakilan warga, Yoga Adi Pratama, menilai bukti yang telah disampaikan masyarakat cukup kuat untuk menegaskan keterlibatan A dalam dugaan perbuatan tersebut.

“Kami datang bersama Pemuda Pancasila untuk meminta kejelasan terkait dugaan perbuatan cabul itu. Bukti yang kami sampaikan seharusnya cukup membuat terduga tidak bisa mengelak. Tuntutan kami jelas: yang bersangkutan harus mundur dari jabatan Kadus,” tegas Yoga.

Menurut warga, kasus ini harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di masyarakat. Mereka menilai pejabat desa seharusnya memberi contoh perilaku baik dan menjaga wibawa pemerintah desa.

Tindak Lanjut dan Respons Warga

Karena situasi semakin ramai dan warga terus berdatangan, Kepala Desa Slamet Mujiono kemudian memutuskan bahwa jawaban resmi terkait kasus tersebut akan disampaikan pada Selasa (9/12/2025). Keputusan itu disetujui oleh warga dan pihak pendamping dari Pemuda Pancasila sambil menunggu langkah formal pemerintah desa.

Hingga kini, warga masih menantikan keputusan pemerintah desa dan hasil klarifikasi resmi terkait dugaan tindakan tidak pantas yang menyeret Kepala Dusun A. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan perangkat desa dan seorang siswi yang sedang menjalankan tugas pendidikan di Desa Kalilandak.

Perkembangan lebih lanjut terkait keputusan pemerintah desa dan respons terduga A diperkirakan akan diumumkan setelah pertemuan internal desa pada Selasa (9/12/2025).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Rumah di Jawa Tengah Meledak Dalam Sepekan Akibat Peracikan Petasan, Polda Jateng Ingatkan Bahaya dan Ancaman Hukuman Berat

    Tiga Rumah di Jawa Tengah Meledak Dalam Sepekan Akibat Peracikan Petasan, Polda Jateng Ingatkan Bahaya dan Ancaman Hukuman Berat

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SEMARANG || PERWIRANEWS.COM – Pada Minggu (15/2), sebuah ledakan terjadi saat tiga remaja meracik bahan petasan di dalam rumah di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Akibatnya, ketiganya mengalami luka bakar dan bangunan rumah mengalami kerusakan. Selanjutnya pada Rabu (18/2), ledakan juga terjadi di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Rumah yang diduga menjadi lokasi produksi petasan tersebut meledak […]

  • Dugaan Korupsi Desa Bakulan Purbalingga Masih Didalami Tipikor

    Dugaan Korupsi Desa Bakulan Purbalingga Masih Didalami Tipikor

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Proses penanganan dugaan korupsi yang menyeret Pemerintah Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, masih terus berjalan di Polres Purbalingga. Kasus yang menjadi perhatian masyarakat tersebut saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sementara publik mendesak agar penanganannya dilakukan secara transparan dan tuntas. Informasi mengenai perkembangan perkara […]

  • Resep Fermentasi Herbal untuk Kendalikan Kolesterol dan Hipertensi

    Resep Fermentasi Herbal untuk Kendalikan Kolesterol dan Hipertensi

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Resep fermentasi herbal berbahan madu, bawang putih, jahe, lemon, kayu manis, dan cuka apel kini banyak dimanfaatkan sebagai terapi pendukung untuk membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Ramuan ini dibuat melalui proses fermentasi 7–14 hari sehingga menghasilkan cairan herbal yang diklaim lebih mudah diserap tubuh dan bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah. […]

  • Polemik Pertamax Palsu, Kepercayaan Masyarakat Menurun : SPBU di Purbalingga Dipadati Pembeli Pertalite

    Polemik Pertamax Palsu, Kepercayaan Masyarakat Menurun : SPBU di Purbalingga Dipadati Pembeli Pertalite

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Kepercayaan masyarakat terhadap bahan bakar jenis Pertamax mengalami penurunan drastis setelah adanya kasus pemalsuan Pertamax yang mencuat ke publik. Dampak dari polemik ini terasa di berbagai daerah, termasuk di Purbalingga, Jawa Tengah, di mana masyarakat lebih memilih mengantre panjang di SPBU untuk mendapatkan Pertalite dibandingkan harus membeli Pertamax. Pantauan di beberapa […]

  • Kantor Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menjadi pusat perhatian insan pers

    Isu BUMDes dan OTT Wartawan, Camat Wonokerto Beri Penjelasan

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PEKALONGAN – Aula Kantor Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menjadi pusat perhatian insan pers saat digelar forum klarifikasi terbuka bersama Camat Wonokerto, Abdul Qoyum, S.H., M.A.P., Senin (1/12) pukul 10.45 WIB. Pertemuan ini membahas sejumlah isu yang sempat menghangat di ruang publik, mulai dari postingan viral hingga polemik pengelolaan BUMDes dan peran pendamping desa. Acara […]

  • Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    Dugaan Pungutan Jadi Sorotan, SMP N 2 Bukateja Angkat Bicara

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Pihak SMP N 2 Bukateja, Kabupaten Purbalingga, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan penarikan sejumlah uang kepada siswa dan wali murid yang disebut-sebut untuk pembangunan maupun perawatan gedung indoor, serta adanya patungan siswa untuk pemberian kenang-kenangan kepada guru. Dalam keterangannya kepada media, pihak sekolah membantah adanya […]

expand_less