Jelang Aksi Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kapolda Jateng Tekankan Pengamanan Humanis dan Berwibawa
- account_circle Handy (Pimred)
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

SEMARANG || PERWIRANEWS.COM – Polda Jawa Tengah bersama Polrestabes Semarang mematangkan kesiapan pengamanan rencana aksi unjuk rasa evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang dijadwalkan berlangsung Kamis (22/10/2026). Pengamanan disiapkan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan berwibawa, sekaligus mengantisipasi dampak kegiatan terhadap kelancaran aktivitas masyarakat.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (21/10/2026) petang. Rapat diikuti para pejabat utama Polda Jateng, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erlin Tang Jaya, serta pejabat utama Polrestabes Semarang.
Dalam rapat tersebut, Kapolrestabes Semarang beserta jajaran memaparkan rencana pengamanan, mulai dari metode dan pola pengamanan hingga langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan situasi di lapangan. Kesiapan itu turut disimulasikan melalui tactical floor game (TFG) untuk mematangkan koordinasi dan menyamakan pemahaman personel dalam pelaksanaan tugas.

Total sebanyak 2.866 personel akan disiagakan, yang terdiri atas 770 personel Polrestabes Semarang, 1.942 personel BKO Polda Jateng, serta 154 personel dari instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan.
Kapolda Jateng bersama Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda selanjutnya memberikan evaluasi dan arahan terhadap rencana yang telah dipaparkan. Kapolda menekankan agar seluruh personel mengedepankan tindakan persuasif, humanis, dan berwibawa, serta menghindari sikap arogan maupun perkataan yang dapat memicu konflik saat berhadapan dengan peserta aksi.

Selain kesiapan personel, pengaturan arus lalu lintas dan pengawalan pergerakan peserta aksi turut menjadi perhatian. Koordinasi dengan instansi terkait disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan, sehingga mobilitas masyarakat tetap terlayani dan potensi gangguan terhadap aktivitas warga dapat diminimalkan.
Kapolda Jateng menegaskan bahwa kesiapan pengamanan harus diimbangi dengan pelaksanaan tugas yang profesional dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Melalui koordinasi dan perencanaan yang matang, jajaran kepolisian diharapkan mampu mengawal penyampaian aspirasi secara humanis, menjaga ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tetap menjalankan aktivitasnya di Kota Semarang.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa Polda Jateng dan jajarannya berkomitmen menjadi pengawal proses demokrasi. Untuk itu, Polda Jateng siap memberikan pelayanan kepolisian secara profesional, humanis serta dengan mengedepankan komunikasi dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Polri hadir untuk mengawal masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib. Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, menghormati hak sesama, serta tidak mudah terprovokasi. Kepada masyarakat, kami mengimbau agar tetap beraktivitas seperti biasa dengan memperhatikan kondisi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

- Penulis: Handy (Pimred)



























Saat ini belum ada komentar