Dugaan Asusila Guncang Desa Bajong, Warga Tuntut Perangkat Mundur
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 19 Des 2025
- visibility 116
- comment 0 komentar

tuntutan utama mereka adalah agar kedua perangkat desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya

tuntutan utama mereka adalah agar kedua perangkat desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya
PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Aksi warga Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, menggeruduk Balai Desa Bajong, Kamis (18/12/2025), untuk menuntut pengunduran diri dua perangkat desa yang diduga melakukan perbuatan asusila di lingkungan kantor balai desa. Aksi berlangsung damai sejak pukul 08.30 WIB hingga siang hari.
Warga yang datang secara berkelompok menyuarakan kekecewaan mereka terhadap dugaan perbuatan tidak bermoral yang melibatkan seorang Kepala Dusun (Kadus) dan Kaur Administrasi desa. Mereka menilai tindakan tersebut mencederai kepercayaan publik serta merusak wibawa pemerintahan desa sebagai institusi pelayanan masyarakat.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi secara tertib. Mereka menekankan bahwa balai desa seharusnya menjadi ruang pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, bukan tempat yang justru mencoreng nilai moral dan etika aparatur desa.
Tuntutan Warga dan Aksi Damai
Salah seorang warga menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan bukan semata-mata persoalan pribadi, melainkan menyangkut kepentingan dan kehormatan masyarakat Desa Bajong secara luas. Menurut warga, dugaan perbuatan asusila di kantor desa merupakan contoh buruk bagi masyarakat.
“Ini bukan persoalan pribadi, ini menyangkut moral dan contoh buruk bagi masyarakat. Balai desa seharusnya menjadi tempat pelayanan, bukan tempat perbuatan tercela,” ujar salah satu warga yang ikut dalam aksi.
Warga menegaskan tuntutan utama mereka adalah agar kedua perangkat desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah desa dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan desa.
Sebagai bagian dari proses penyampaian aspirasi, sebanyak 10 perwakilan massa diarahkan mengikuti audiensi dengan Camat Bukateja dan Kepala Desa Bajong di dalam balai desa.
Hasil Audiensi dan Kendala Regulasi
Namun, audiensi yang diharapkan menjadi solusi justru berujung kekecewaan bagi perwakilan warga. Camat Bukateja dan Kepala Desa Bajong menyampaikan bahwa tuntutan pemberhentian dua perangkat desa tersebut tidak dapat dikabulkan.
Menurut pihak pemerintah desa, langkah pemberhentian terkendala oleh ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Purbalingga yang mengatur mekanisme dan sanksi terhadap perangkat desa.
Kepala Desa Bajong menjelaskan bahwa sanksi yang dapat dijatuhkan saat ini baru sebatas skorsing selama 10 hari. Selain itu, kedua perangkat desa tersebut diwajibkan mengikuti apel pagi di kantor kecamatan selama tujuh hari sebagai bentuk pembinaan.
Kekecewaan dan Sikap Warga
Keputusan tersebut dinilai warga terlalu ringan dan tidak sebanding dengan dugaan perbuatan yang terjadi. Massa menilai pemerintah desa terkesan tidak tegas dan cenderung melindungi pelaku, sehingga tidak mencerminkan rasa keadilan bagi masyarakat.
“Kami sangat kecewa. Kalau hanya skorsing, lalu di mana rasa keadilan bagi warga? Ini perbuatan yang memalukan dan terjadi di kantor desa,” kata warga lainnya.
Perwakilan massa aksi juga menyampaikan kekhawatiran bahwa keputusan normatif tanpa ketegasan dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
“Kami datang dengan harapan ada ketegasan. Tapi yang kami dapat justru jawaban normatif. Kalau begini, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan,” ujar salah satu perwakilan warga.
Situasi Terkini dan Tindak Lanjut
Karena tuntutan tidak terakomodasi, massa aksi akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB. Meski demikian, warga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut.
Mereka juga membuka kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tidak ada langkah tegas dari pihak berwenang sesuai dengan tuntutan masyarakat.
Hingga aksi berakhir, situasi di Balai Desa Bajong terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.
- Penulis: admin






















Saat ini belum ada komentar