Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026 Meriahkan Purbalingga, Kolaborasi OJK, Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga Perkuat Ekonomi Syariah
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 8 Mar 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar

PURBALINGGA — Semarak bulan suci Ramadhan di Kabupaten Purbalingga semakin terasa dengan digelarnya Puncak Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto bekerja sama dengan Bank Indonesia serta berbagai pemangku kepentingan di daerah. Kegiatan ini diselenggarakan di Taman Kota Usman Janatin, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu, 7 Maret 2026 mulai pukul 14.30 hingga 21.30 WIB.

Acara yang mengusung tema “Buka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah” tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang meriah melalui berbagai kegiatan religi, hiburan, hingga bazar kuliner.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady, Kepala Bank Indonesia Purwokerto Ibu Kristo Feni, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani yang mewakili Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif, bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga serta kepala Kantor Kementerian Agama Purbalingga, Cilacap, Banyumas, Banjarnegara dan Deputy Bidang Bisnis Area Purwokerto. PT. Pegadaian, Tbk., Area Manager PT. Bank Syariah Indonesia Area Purwokerto dan beberapa perwakilan dari lembaga keuangan syariah yang lainnya turut hadir dalam acara tersebut.

Berbagai rangkaian kegiatan menarik disuguhkan dalam acara tersebut, mulai dari final lomba seni hadrah, festival kuliner dan bazar UMKM, expo lembaga jasa keuangan syariah, hingga edukasi keuangan syariah bagi masyarakat. Selain itu, suasana semakin semarak dengan adanya Car Free Night, penampilan live music BSY Simphony, serta pertunjukan spesial dari Thong-Dug Seniman Ghaib feat Denny Alvian.
Tidak hanya hiburan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat transaksi digital melalui program “Beli Takjil dengan QRIS”. Dalam program tersebut, pengunjung dapat memperoleh potongan harga sebesar Rp10.000 dengan melakukan pembayaran menggunakan sistem QRIS pada merchant yang tersedia.
Sebanyak 500 voucher disediakan bagi pengunjung yang mengikuti ketentuan program, termasuk melakukan aktivitas di sejumlah stand edukasi keuangan syariah seperti OJK, Bank Indonesia, ASBISINDO, dan HIMBARSI. Selain potongan harga, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize menarik, mulai dari peralatan elektronik hingga perangkat rumah tangga.

Kegiatan ini juga diisi dengan siraman rohani (kultum) yang disampaikan oleh Ustadz H. Taryudi, Lc., M.Ag., sebagai pengingat bagi masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Sambutan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman tentang sistem keuangan syariah.
Ia menilai bahwa kehadiran kegiatan seperti Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat selama Ramadhan, tetapi juga menjadi media edukasi yang penting bagi penguatan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada OJK Purwokerto serta seluruh pihak yang telah mensupport dan membantu terselenggaranya kegiatan ini. Melalui Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah, masyarakat tidak hanya menikmati suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Dimas dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, terutama melalui dukungan terhadap sektor UMKM.
“Ekonomi syariah memiliki nilai keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Purbalingga,” tambahnya.
Dimas Prasetyahani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi yang produktif sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat Purbalingga dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik dan edukatif, Puncak Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026 diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang semakin kuat khususnya di Kabupaten Purbalingga.
Di akhir acara, panitia mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus menikmati suasana Ramadhan yang penuh keberkahan.
- Penulis: admin






















Saat ini belum ada komentar