Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tradisi Menggembala Bebek di Sawah Terbukti Tingkatkan Produktivitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 6 Des 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
menggembala bebek di alam terbuka membuat tingkat stres hewan menurun dan aktivitas geraknya meningkat

menggembala bebek di alam terbuka membuat tingkat stres hewan menurun dan aktivitas geraknya meningkat

PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Tradisi menggembala bebek di area persawahan terus dipertahankan para peternak karena dinilai efektif menjaga kesehatan ternak dan menghemat biaya produksi. Praktik ini dilakukan terutama setelah musim panen padi, ketika lahan sawah menyediakan pakan alami yang melimpah bagi bebek.

Berdasarkan informasi para peternak, menggembala bebek di alam terbuka membuat tingkat stres hewan menurun dan aktivitas geraknya meningkat. Lingkungan sawah pascapanen menyediakan sisa gabah, cacing, hingga serangga yang menjadi sumber protein alami, sehingga kebutuhan pakan tambahan dapat ditekan.

Metode tradisional ini juga berpengaruh pada produktivitas telur. Banyak peternak melaporkan tingkat produksi yang dapat mencapai sekitar 90 persen, menjadikannya strategi yang tetap relevan untuk pengelolaan peternakan skala kecil maupun besar.

Kronologi dan Pola Penggembalaan

Kegiatan menggembala biasanya dilakukan setelah panen padi saat lahan sudah aman untuk dilewati bebek. Pada periode tersebut, para penggembala sering memilih tinggal sementara di area persawahan untuk memantau kondisi ternak secara langsung, terutama pada malam hari.

Mereka mendirikan tenda sederhana guna memastikan bebek tetap terjaga dari potensi gangguan, seperti hewan liar atau perubahan cuaca. Pendekatan ini diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian penting dari ritme kehidupan para peternak desa.

Manfaat bagi Peternak

Selain meningkatkan kesehatan dan produktivitas, sistem penggembalaan juga membantu menekan beban biaya pakan. Dengan memanfaatkan sumber daya alam di lahan persawahan, peternak dapat mengurangi ketergantungan pada pakan buatan yang harganya cenderung naik setiap tahun.

Tradisi menggembala bebek dinilai tetap relevan meskipun teknologi peternakan semakin berkembang. Cara ini terbukti memberi hasil optimal serta mempertahankan nilai-nilai lokal dalam pengelolaan ternak.

Hingga kini, kegiatan menggembala bebek masih menjadi pilihan utama banyak peternak yang mengandalkan produksi telur sebagai sumber penghasilan utama keluarga.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    PERWIRA Resmi Berdiri, Perkuat Wartawan Independen di Purbalingga PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Organisasi wartawan PERWIRA (Persatuan Wartawan Indonesia Raya) resmi berdiri dan menggelar tasyakuran sekaligus peluncuran kepengurusan inti di UPTD Logam Purbalingga, Selasa malam, 16 Desember 2025. Kegiatan ini menandai hadirnya wadah wartawan independen yang berkomitmen menjunjung profesionalisme, integritas, dan independensi pers. Acara yang berlangsung di […]

  • KPK Periksa 8 Pendamping PKH Terkait Kasus Bansos Beras di Cilacap

    KPK Periksa 8 Pendamping PKH Terkait Kasus Bansos Beras di Cilacap

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, CILACAP– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Polres Cilacap, Jawa Tengah, sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras Kementerian Sosial periode 2020–2021. Pemeriksaan tersebut dilakukan pada Jumat untuk menelusuri alur distribusi bansos yang diduga menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar. Pemeriksaan berlangsung di Polres […]

  • Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Selaganggeng, Purbalingga

    Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Selaganggeng, Purbalingga

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Selaganggeng, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Senin siang (3/3/2025). Korban diketahui bernama Wiryanto (79), warga Desa Mrebet RT 7 RW 1, Kecamatan Mrebet. Kapolsek Mrebet, Iptu Susetyo Yulianto, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat bernama […]

  • Driver Ojek Online Mengeluh Sepi Orderan, Kesulitan Ekonomi Makin Mencekik

    Driver Ojek Online Mengeluh Sepi Orderan, Kesulitan Ekonomi Makin Mencekik

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Sejumlah Driver Ojek Online (ojol) mengeluhkan sepinya pelanggan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini membuat mereka kesulitan mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (27/2/2025) Berdasarkan pantauan di beberapa titik strategis di Purbalingga, banyak Driver Ojek Online terlihat menunggu orderan dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, beberapa di antaranya mengaku […]

  • tuntutan utama mereka adalah agar kedua perangkat desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya

    Dugaan Asusila Guncang Desa Bajong, Warga Tuntut Perangkat Mundur

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, PURBALINGGA – Aksi warga Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, menggeruduk Balai Desa Bajong, Kamis (18/12/2025), untuk menuntut pengunduran diri dua perangkat desa yang diduga melakukan perbuatan asusila di lingkungan kantor balai desa. Aksi berlangsung damai sejak pukul 08.30 WIB hingga siang hari. Warga yang datang secara berkelompok menyuarakan kekecewaan mereka terhadap dugaan perbuatan […]

  • merek SH TERATE Kelas 41 merupakan hak yang sah, final, dan dilindungi hukum

    Pakar Hukum Tegaskan Merek SH Terate Kelas 41 Sah dan Bukan Pidana

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PERWIRANEWS.COM, JAKARTA – Advokat dan pakar hukum menegaskan bahwa merek SH TERATE Kelas 41 merupakan hak yang sah, final, dan dilindungi hukum, sehingga tidak dapat ditarik ke ranah pidana. Penegasan ini disampaikan menyusul munculnya polemik serta berbagai penafsiran yang dinilai berpotensi mengkriminalisasi persoalan merek yang telah diputus pengadilan. Advokat dan praktisi hukum Edy Rudyanto menjelaskan […]

expand_less