BANJIR BERUNTUN DI GRIYA ABDI KENCANA: WARGA DESAK REALISASI PERINTAH BUPATI KE PUPR, LURAH PURBALINGGA WETAN SIAP BERSURAT KE DLHPKP
- account_circle Handy (Pimred)
- calendar_month Sab, 31 Okt 2026
- comment 0 komentar

PURBALINGGA || PERWIRANEWS.COM – Awal musim penghujan sudah mengakibatkan banjir di Jl. Sekar Mawar 4 RT 01 RW 07 Perumahan Griya Abdi Kencana, Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga.
Berdasarkan pantauan, air meluap dari saluran drainase yang mengalami pendangkalan dan tersumbat tumpukan sampah. Genangan menggenangi jalan paving blok dan mengganggu aktivitas warga. Kondisi ini terjadi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir.

Ketua RT 01 RW 07, Arina Hidayat, S.H.I, dan beberapa warga saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Pihaknya mengaku sudah melakukan komunikasi langsung dengan Bupati Purbalingga.
“Komunikasi dengan Bupati Purbalingga sudah kami lakukan dan beliau meneruskan serta memerintahkan Dinas PUPR Kabupaten Purbalingga untuk meninjau lokasi yang jauh hari akan mengakibatkan banjir di musim penghujan seperti sekarang ini,” ujar Arina.
Warga pun mengharapkan tindak lanjut nyata dari dinas terkait yang sudah diperintah langsung oleh Bupati Purbalingga agar secepatnya direalisasi, sebelum puncak musim hujan.

Tindak Lanjut Kelurahan
Paska banjir berturut-turut tersebut, warga melayangkan undangan. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2026, Kepala Kelurahan Purbalingga Wetan menghadiri undangan warga tersebut.
Dalam pertemuan yang dihadiri warga terdampak, Lurah Purbalingga Wetan FELLI ARIE OKTAVIANA, SE didampingi Sekretaris Lurah Merry Christine Tarigan, SE menyampaikan langkah serius.
“Segera bersurat terhadap Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Kabupaten Purbalingga untuk penanganan sampah dan normalisasi lingkungan. Ini menjadi prioritas karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan warga,” tegas Felli Arie Oktaviana, SE, di hadapan warga terdampak.

Langkah kelurahan tersebut melengkapi upaya warga yang sebelumnya juga sudah mendorong penanganan drainase melalui Dinas PUPR atas perintah Bupati. Dengan demikian, penanganan diharapkan komprehensif: PUPR untuk normalisasi drainase, dan DLHPKP untuk penanganan sampah dan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu realisasi dari kedua dinas tersebut.
- Penulis: Handy (Pimred)



























Saat ini belum ada komentar